Jumat, 03 November 2017

Rumusan masalah sosial
1.     Apa yang dimaksud dengan masalah sosial ?
2.     Apa saja ketegori masalah sosial ?

Kategori masalah tersebut
Apa yang dimaksud dengan masalah sosial?
Beberapa masalah sosial menurut  para ahli, yaitu:
            Jensen, 1992. Masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya.
            Soejono Soekamto. Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur kebudayaan atau kelompok yang membahayakan suatu kelompok sosial.
            Martin S. Weinberg. Masalah sosial merupakan situasi yang dinyatakan sebagai suatu keadaan yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh warga masyarakat yang cukup penting, dimana masyarakat akan melakukan suatu tindakan untuk mengubah situasi tersebut.
            Soetomo. Masalah sosial adalah sebagai kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar warga masyarakat.
Jadi, masalah sosial merupakan proses terjadinya ketidaksesuaian antara unsur-unsur dalam kebudayaan suatu masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok-kelompok sosial. Dengan kata lain masalah sosial menyebabkan terjadinya hambatan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Hal itu berakibat terjadi disintegrasi sosial atau rusaknya ikatan sosial. Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.
Masalah sosial juga merupakan suatu kondisi yang tidak diinginkan ada dalam suatu masyarakat karena dapat mengganggu ketentraman masyarakat dan dibutuhkan adanya suatu tindakan sebagai hasil kesepakatan bersama untuk mengatasi atau memperbaikinya.
           

Faktor-faktor yang menyebabkan masalah sosial
Masalah sosial timbul dari kekurangan dalam diri manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada faktor-faktor ekonomis, biologis, psikologis, dan kebudayaan.
1.               Faktor ekonomis
Dalam segi ekonomi masalah sosial yang timbul yaitu kemiskinan dan pengangguran yang seharusnya di tanggungjawab pemerintah. Karena pesatnya globalisasi dan kemajuan teknologi yang membuat pelaku bisnis tidak lagi membutuhkan para manusia sebagai tenaga kerjanya. Kebanyakan para pembisnis memakai mesin mesin canggih atau robot untuk melakukan tugas tugasnya. Selain itu meminimalkan dana untuk pengeluaran gaji para pegawai, penggunaan mesin juga dapat meningkatkan kualitas jumlah produksi. Akhirnya timbul pengangguran pengganguran yang dapat menimbulkan masalah sosial dalam masyarakat.

2.               Faktor biologis
Faktor ini juga dapat menimbulkan masalah sosial misalnya terjadinya wabah penyakit serta kurang gizi. Itu dapat terjadi karena kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai dengan kondisi ekonomi yang kurang baik.

3.               Faktor psikologis
Faktor ini dapat muncul karena masyarakat mengalami berat beban hidup yang dirasakan khususnya didaerah perkotaan. Sehingga dapat menimbulkan emosi yang pada akhirnya terjadi konflik antar masyarakat.

4.               Faktor kebudayaan
Perkembangan budaya dapat menimbulkan masalah sosial misalnya pernikahan dini, perceraian dan kenakalan remaja. Faktor kebudayaan ini perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius, sebab kebudayaan dapat mencerminkan suatu kebiasaan masyarakatnya.

Identifikasi penyakit sosial didaerah perkotaan 
            
Penyakit sosial merupakan suatu bentuk kebiasaan masyarakat yang berperilaku tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial, sehingga terjadi perilaku yang menyimpang kebiasaan masyarakat yang dapat disebut sebagai bentuk penyakit sosial antara lain:
·                 Minuman keras
Merupakan minuman yang memiliki kandungan alkohol lebih dari 5% , keberadaan miras di Indonesia sangat dibatasi oleh pemerintah. Para pemabuk minuman keras dapat dianggap sebagai penyakit masyarakat.
 Hasil gambar untuk minuman keras
·                 Berjudi
Adalah cara mempertaruhkan harta yang seharusnya dapat dimanfaatkan. Permainan judi biasanya dilatar belakangi oleh faktor ekonomi agar dapat memperoleh uang secara cepat tanpa bekerja melalui permainan. Kebiasaan berjudi membuat orang menjadi malas dan tidak mau bekerja. Berjudi sama seperti dengan meminum minuman keras dapat membuat orang kertergantungan

Hasil gambar untuk berjudi

·                 Kenakalan remaja
Dapat dikatakan sebagai perubahan sikap dan pola perilaku pada diri seseorang. Kecendrungan remaja terikat dengan lingkungan sosial sebayanya mudah terpengaruh dan terbawa arus lingkungannya oleh karena itu orang tua harus membimbing setiap anak remaja yang tumbuh dewasa. Kenakalan remaja merupakan suatu bentuk atau aktivitas yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. Perilaku mereka mencerminkan perkembangan emosi tanpa memperdulikan lingkungannya misalnya kebut kebutan dan membuat keributan. Mudahnya remaja terlibat dalam penyalahgunaan miras, narkoba, meroko, ganja, bahkan tindak kejahatan merupakan perilaku yang menyimpang yang berawal dari iseng atau keingintahuan yang tinnggi sehingga membuat mudah terjerumus keperilaku yang menyimpang.

Hasil gambar untuk narkoba